Burung Decu

Posted: Selasa, 19 Februari 2013 by shafa naura in Labels: , , , , ,
2

@Petarung Kecil


Sekilas
Burung Decu, atau sering disebut Decu Belang (Saxicola caprata), selain memiliki kicauan merdu, lagu bervariasi, dan volume suara yang lumayan kencang, jenis burung ini juga mampu menirukan beberapa suara burung lain sehingga dapat menambah variasi lagunya. Postur tubuhnya mungil, serupa dengan kacer, membuat banyak kicaumania menjulukinya sebagai kacer mini. Ciri khasnya adalah sering memainkan ekornya naik-turun, sama seperti burung ciung batu. Jenis burung ini terkenal dengan kepandaiannya dan termasuk salah satu burung fighter (petarung) seperti halnya muray batu dan tledekan juga burung kacer.

Habitat
Meski banyak dijumpai di Indonesia, decu tidak termasuk sebagai burung endemik di negeri ini. Sebab wilayah persebaran burung ini cukup luas, mulai dari Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, hingga Asia Tenggara Indonesia. Jika dipetakan, habitatnya tersebar dari Transcaspia, Afghanistan, Persia, India, Myanmar, Filipina, dan Indonesia (terutama Jawa).

Jenis
Berikut ini subspesies burung decu :
Saxicola caprata rossorum
Saxicola caprata bicolor
Saxicola caprata burmanicus
Saxicola caprata nilgiriensis
Saxicola caprata atratus
Saxicola caprata caprata
Saxicola caprata randi
Saxicola caprata anderseni
Saxicola caprata fruticola
Saxicola caprata pyrrhonotus
Saxicola caprata francki
Saxicola caprata albonotatus
Saxicola caprata cognatus
Saxicola caprata aethiops
Saxicola caprata belensis
Saxicola caprata wahgiensis

Perbedaan Jantan dan Betina
Untuk membedakan jenis kelamin burung decu relatif mudah, bahkan orang awampun dapat mengetahuinya karena bisa diamati dari warna bulunya. Burung jantan memiliki warna bulu hitam, kecuali bagian bawah ekornya yang berwarna putih serta semburat warna putih di bagian sayapnya. Adapun warna bulu pada burung betina berwarna cokelat kusam.
Decu jantan (kiri) dan betina

Makanan
1. Voer. Harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
2. EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Cendet yaitu: Jangkrik, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberian EF tersebut.

Perawatan 
Sesuai selera penghobi. Shafa...

2 comments:

  1. cicicuit says:

    wah banyak benget jenisnya ternyata
    ga kalah sama kenari merah

  1. ya mas...tapi di pasaran udah langka kayaknya mas. soalnya dah jrang kelihatan...slam kenal...